Perencanaan memuat perumusan dari tindakan – tindakan yang dianggap perlu untuk mencapai hasil yang diinginkan sesuai dengan maksud dan tujuan yang telah ditetapkan. Jadi perencanaan dapat diartikan sebagai keputusan terhadap apa yang akan dilakukan kemudian hari.
Perencanaan tidak bisa statis tetapi harus dinamis, berkesinambungan dan fleksibel. Dinamis artinya perencanaan harus melihat kedepan, memberikan prospek secara rasional. Berkesinambungan artinya perencanaan dibuat tidak untuk satu kali saja tapi untuk selamanya. Sedangkan sifat fleksibel dari perencanaan artinya dapat diubah atau disempurnakan sesuai dengan keadaan tapi tidak merubah tujuan.
Dalam membuat suatu perencanaan terlebih dahulu harus dicari jawaban dari pertanyaan:
a. Apakah yang harus dikerjakan (what)
b. Mengapa direncanakan (why)
c. Siapa yang harus mengerjakan (who)
d. Apabila harus dikerjakan (when)
e. Dimana harus dikerjakan (where)
f. Bagaiman harus mengerjakan (how)
Setiap perencanaan yang telah disusun haruslah tetap berada pada tujuannya, jangan sampai menyimpang.
Senin, Januari 11, 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar